Cara Mencuci Sandal dengan Benar agar Material Tidak Cepat Rusak
Sandal terlihat lebih sederhana daripada sepatu, tetapi cara membersihkannya tetap perlu menyesuaikan material. Karet, EVA, kain, suede, dan kulit tidak seharusnya mendapat perlakuan yang sama.
Kenali bahan sandal
Sandal karet dan EVA umumnya lebih toleran terhadap air, sedangkan kulit dan suede membutuhkan penanganan lebih hati-hati. Periksa juga bagian yang direkatkan karena perendaman terlalu lama dapat memperbesar risiko pada konstruksi yang sudah lemah.
Hilangkan kotoran kering
Sikat atau lap debu dan tanah sebelum menggunakan air. Untuk sela outsole, gunakan sikat yang ukurannya sesuai agar kotoran terangkat tanpa harus menggosok seluruh permukaan dengan tekanan tinggi.
Bersihkan bertahap
Gunakan pembersih secukupnya dan mulai dari area kecil. Hindari bahan keras hanya karena ingin mendapatkan hasil putih dengan cepat. Pada material berwarna, lakukan pengujian terlebih dahulu jika ada risiko luntur.
Bilas dan keringkan dengan aman
Angkat residu pembersih, lalu keringkan di tempat teduh dan berventilasi. Panas tinggi atau matahari terik dapat mempercepat perubahan warna dan memengaruhi beberapa jenis material atau perekat.
Noda berat dan material sensitif
Jika sandal memiliki noda lama, jamur, material kulit/suede, atau bagian yang mulai lepas, pemeriksaan awal lebih aman daripada mencoba treatment berulang-ulang.
Cuci Alas Kaki menyediakan layanan cuci sandal di Pekalongan. Kirim foto kondisi sandal melalui WhatsApp untuk membantu menentukan treatment yang sesuai sebelum pengerjaan.
Butuh penanganan profesional?
Jl. Karya Bakti No. 18A, depan Gg. Sunan Giri, Medono, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51134